Just another WordPress.com site

Donald Jamrud

JAKARTA — Setelah memberi yang terbaik untuk Jamrud, band rock yang digemarinya sejak ia remaja, Jaja Donald Amdonal menyerahkan kepada para pendengar musik grup itu, termasuk para penggemar band tersebut, apakah ia bisa atau tidak diterima sebagai vokalis baru band tersebut, menggantikan Krisyanto.

Sejak 2009, Jamrud muncul lagi dengan formasi baru yang terdiri dari dua personel lama, yaitu Azis Mangasi Siagian (gitar) dan Ricky Teddy (bas), serta tiga personel baru, yakni Donald, Mochamad Irwan (gitar), dan Danny Rachman (drum). Mereka dinamakan Jamrud New Performance 2009. Bula ini mereka telah mengeluarkan album baru, “Best of the Best”.

Vokal Donald ada dalam ketujuh belas hit lama Jamrud yang disajikan dengan aransemen baru. Bagi Donald, Jamrud, yang selama ini identik dengan warna suara dan olah vokal Krisyanto, tidaklah menjadi penghalang untuk mengenalkan formasi baru Jamrud. “Mungkin mereka yang bisa menilai bahwa Jamrud sudah berubah. Jadi, saya balikin aja ke pendengar,” ujar Donald. “Jamrud adalah cita-cita. Saya akan kasih yang terbaik dari apa yang saya pelajari untuk Jamrud,” lanjutnya. “Kalau beban, enggak ada. Mungkin pro-kontra banyak, tapi itu menjadi tantangan buat aku bisa membangun Jamrud nantinya,” ujarnya lagi.

Log Zhelebour, produser eksekutif album-album Jamrud, pun mengatakan, tak besar pengaruh keluarnya Krisyanto pada 2008. “Saya yakin, ada regenerasi. Yang lalu biarlah berlalu. Formasi yang sekarang lebih dekat dengan penggemar. Jadi, enggak ada pengaruh yang terlalu,” ucap Log. “Kalau masalah diterima, itu hanya masalah kebiasaan orang,” lanjutnya. “Tahun 2010 adalah kebangkitan musik rock, karena banyak pendengar yang jenuh dengan lagu-lagu saat ini. Saya melihat reaksi publik,” ucapnya lagi.

Menurut Azis pun, dengan kualitasnya, Donald bisa menggantikan Krisyanto. “Donald punya kemampuan yang tidak kalah baik dengan vokalis lama dan kami yakin dia mampu menjadi dirinya sendiri dan tidak berada di bawah bayang-bayang Krisyanto,” kata Azis. “Dia mempunyai pengucapan yang lebih jelas. Kalau sama suaranya (dengan vokal Krisyanto, mungkin itu kebetulan. Tapi, beda colour-nya, kalau kita dengarkan secara langsung,” katanya lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s